Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mudah Menggunakan Zoom untuk Mengajar

Cara Mudah Menggunakan Zoom untuk Mengajar

Cara mudah menggunakan zoom untuk mengajar - Pada titik ini, mau tidak mau mengubah aktivitas belajar yang dulu di sekolah sekarang terjadi di dunia maya. Saya tidak tahu berapa lama, tetapi jelas bahwa pelatihan harus dilanjutkan.

Banyak guru dan siswa mengeluh tentang pembelajaran jarak jauh. Tentu saja hal ini lumrah, para guru juga kebanyakan bosan dengan interaksi pembelajaran melalui dunia maya. Namun ada beberapa tips yang dapat dilakukan agar kegiatan pembelajaran tetap bermakna dan mencapai tujuan.

Perolehan materi selama pelatihan online ini tidak harus 100% sesuai kurikulum karena waktu yang terbatas dan begitu pula metodenya. Mahasiswa mampu menyerap 50% materi dari program, yang lebih baik dari topik umum atau kompetensi yang diajarkan.

Kali ini saya akan mencoba memberikan sedikit pengalaman bagaimana cara mengajar dengan zoom agar interaktif menjaga komunikasi antara guru dan siswa.

Untungnya, kelas saya memiliki lebih sedikit siswa untuk membuatnya lebih terorganisir. Bagi siswa yang mengalami obesitas tentunya ada metode teknik lain yang bisa digunakan.

Pertama, langkah yang saya lakukan adalah membagi waktu mengajar, yaitu 30 menit untuk guru menjelaskan 30 menit untuk dikerjakan siswa. Alokasi 2 jam pelajaran hanya 60 menit pada periode pembelajaran online ini.

Saat perkenalan, seperti biasa guru menyapa yang hadir, berdoa dan mengerti. Guru kemudian menampilkan slide berupa gambar untuk merangsang belajar siswa. Kita dapat secara acak menunjuk beberapa siswa untuk mengungkapkan pendapat sesuai dengan gambar. Hal ini untuk menjaga komunikasi dua arah selama pelatihan.

Kedua, guru menjelaskan materi tidak terlalu banyak (dibuat sederhana), maksimal 15-20 menit. Hal ini dilakukan karena jika lama kelamaan menjadi membosankan untuk dijelaskan melalui perbesaran, berbeda dengan pelajaran.

Ketiga, selama 30 menit terakhir, guru menginstruksikan siswa untuk menyelesaikan salah satu tugas dan meminta mereka untuk menuliskan jawabannya di buku catatan. Kenapa di buku catatan? Untuk mempertahankan kebiasaan mencatat. Hasil karya difoto dikirim ke WA atau email.

Keempat, di akhir kursus, guru dapat memikirkan materi.